----

---

Selasa, 24 September 2013

Manfaat Buah Mengkudu atau Cheese Fruit

Manfaat Buah Mengkudu Manfaat Buah Mengkudu atau Cheese Fruit, Pada tahun 1949, Jurnal pacific Science yang berada di Hawaii, mengulas pohon pendatang dari Indonesia yang hidup secara liar, sejak kawasan pantai sampai ketinggiaan 500 meter dpl ( diatas permukaan laut ) yang umumnya disebut Noni (Morinda Citrifolia) yang termasuk keluarga Rubiaceae, sama seperti kopi, soka, kaca piring dan sebagainya.

Dari segi penelitian ilmiah khasiat buah mengkudu, bukan bohong-bohongan. karena setelah melalui serangkaian penelitian panjang, antara lain yang dilakukan oleh
banyak laboratoria dan lembaga perguruan tinggi terkenal di Amerika, telah dapat dibuktikan keampuhan komponen berkhasiat
yang terdapat di dalam mengkudu.

Beberapa jenis senyawa berkhasiat obat yang sudah diketahui berada di dalam sari/jus buah mengkudu, antara lain anthraquinone ( sebagai anti bakteri/jamur), terpenten (berfunggsi sebagai peremaja sel), dammacanthel (sebagai pencegah perkembangan sel kanker), xeronine dan sebagainya sampai ke antioksidan (penetral radikal bebas). Dan yang menghasilkan bau busuk pada mengkudu adalah asam askorbat, asam kaproat, asam kaprik.
Manfaat Buah Mengkudu
Penyakit yang dapat dicegah Manfaat Buah Mengkudu :

Hepatitis
Diabetes
Tekanan darah tinggi
Demam
Batuk
Pelancar Air seni
Radang usus
Kanker
Stroke
Stress
Obesitas

Manfaat Buah Mengkudu Terdapat sekitar 80 spesies tanaman yang termasuk dalam genus Morinda. Menurut H.B. Guppy, ilmuwan Inggris yang mempelajari Mengkudu sekitar tahun 1900, kira-kira 60 persen dari 80 spesies Morinda tumbuh di pulau-pulau besar maupun kecil, di antaranya Indonesia, Malaysia dan pulau-pulau yang terletak di Lautan India dan Lautan Pasifik.

Hanya sekitar 20 spesies Morinda yang mempunyai nilai ekonomis, antara lain: Morinda bracteata, Morinda Khasiat dan Manfaat Buah Mengkuduofficinalis, Morinda fructus, Morinda tinctoria dan Morinda citrifolia. Morinda citrifolia adalah jenis yang paling populer, sehingga sering disebut sebagai “Queen of The Morinda”. Spesies ini mempunyai nama tersendiri di setiap negara, antara lain Noni di Hawaii, Nonu atau Nono di Tahiti, Cheese Fruit di Australia, Mengkudu, Pace di Indonesia dan Malaysia.

Filum: Angiospermae, Sub filum: Dycotiledones, Divisi: Lignosae, Famili: Rubiaceae,

Genus: Morinda, Spesies: citrifolia. Nama ilmiah: Morinda citrifolia.

Botani Mengkudu

Mengkudu termasuk tumbuhan keluarga kopi-kopian (Rubiaceae), yang pada mulanya berasal dari wilayah daratan Asia Tenggara dan kemudian menyebar sampai ke Cina, India, Filipina, Hawaii, Tahiti, Afrika, Australia, Karibia, Haiti, Fiji, Florida dan Kuba.

Sejarah Pemanfaatan Mengkudu

Mengkudu berasal dari Asia Tenggara. Pada tahun 100 SM, penduduk Asia Tenggara bermigrasi dan mendarat di kepulauan Polinesia, mereka hanya membawa tanaman dan hewan yang dianggap penting untuk hidup di tempat baru. Tanaman-tanaman tersebut memiliki banyak kegunaan, antara lain untuk bahan pakaian, bangunan, makanan dan obat-obatan, lima jenis tanaman pangan bangsa Polinesia yaitu talas, sukun, pisang, ubi rambat, dan tebu. Mengkudu yang dalam bahasa setempat disebut “Noni” adalah salah satu jenis tanaman obat penting yang turut dibawa. Bangsa Polinesia memanfaatkan “Noni” untuk mengobati berbagai jenis penyakit, diantaranya: tumor, luka, penyakit kulit, gangguan pernapasan (termasuk asma), demam dan penyakit usia lanjut. Pengetahuan tentang pengobatan menggunakan Mengkudu diwariskan dari generasi ke generasi melalui nyanyian dan cerita rakyat. Tabib Polinesia, yang disebut Kahuna adalah orang memegang peranan panting dalam dunia pengobatan tradisional bangsa Polinesia dan selalu menggunakan Mengkudu dalam resep pengobatannya.

Laporan-laporan tentang Manfaat Buah Mengkudu  . Mengkudu juga terdapat pada tulisan- tulisan kuno yang dibuat kira-kira 2000 tahun yang lalu, yaitu pada masa pemerintahan Dinasti Han di Cina. Bahkan juga dimuat dalam cerita-cerita pewayangan yang ditulis pada masa pemerintahan raja-raja di pulau Jawa ratusan tahun yang lalu.

Perkembangan industri tekstil di Eropa mendorong pencarian bahan-bahan pewarna alami sampai ke wilayah-wilayah kolonisasi, karena pada masa itu pewarna sintetis belum ditemukan. Pada tahun 1849, para peneliti Eropa menemukan zat pewarna alami yang berasal dari akar Mengkudu, dan kemudian diberi nama “Morindone” dan “Morindin”. Dari hasil penemuan inilah, nama “Morinda” diturunkan. Demikian Manfaat Buah Mengkudu .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar